“Pramuka, Pramuka, praja muda Karana, hu ha yes.” Kalimat itu tentu sudah tak asing lagi di telinga kita. Bahkan saat mengucapkannya tak jarang dari kita menggunakan nada-nada. Itulah jingle Pramuka yang sering menggaung.
Kegiatan Pramuka menjadi ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh siswa kelas X di SMK Pancasila 2 Jatisrono. Sebagai pendamping ekstra, selain guru juga melibatkan kakak senior dari siswa kelas XI dan XII. 
Adapun syarat untuk menjadi pendamping Pramuka harus melewati beberapa alur. Salah satunya pengembaraan dan ujian SKU Laksana.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu, 4-5 November 2022. Sepuluh siswa yang mengikuti kegiatan ini telah lulus SKU penegak Bantara pada alur sebelumnya.
Kegiatan ini diawali dengan pembekalan di sekolah. Mereka telah mempersiapkan perlengkapan dan kesehatan beberapa hari sebelumnya.
Lokasi pengembaraan kali ini berada di daerah Sukoharjo. Mereka berangkat dari SMK Pancasila 2 Jatisrono menggunakan kendaraan SMK menuju bumi perkemahan Pacinan Batu Seribu, Bulu, Sukoharjo. Di sana mereka mendirikan tenda sebagai titik kumpul. Dalam prosesnya, mereka melakukan perjalanan melalui Sendang Siwani dan Prasasti Watu Gilang Nglaroh yang merupakan petilasan Raden Mas Said, cikal bakal berdirinya Kota Wonogiri.
Malam harinya hujan turun sangat deras saat akan melaksanakan salah satu ujian SKU. Hal ini membuat mereka harus tinggal di rumah warga untuk bermalam karena situasi tidak mendukung perjalanan tersebut. Kemudian, kegiatan dilanjutkan esok hari.
“Pengembaraan ini dilaksanakan untuk melatih Adik-adik Pramuka setelah menjadi Penegak Laksana supaya bisa melaksanakan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka secara langsung di lingkungan agama, sekolah, dan masyarakat. Serta, mereka dapat mendharmabaktikan jiwa raga ke dalam negara kesatuan republik Indonesia.”, ujar Surendro Hardjiatmoko, S.T., selaku pembina Pramuka SMK Pancasila 2 Jatisrono.
Tinggalkan Komentar