Februari menjadi bulan yang sangat padat kegiatan bagi siswa kelas XII. Pasalnya, setelah menempuh UKK (Uji Kompetensi Kejuruan), siswa diwajibkan mengikuti Ujian Praktik Utama Non Kejuruan. Ujian ini meliputi lima mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Olahraga, dan PKK (Projek Kreatif dan Kewirausahaan).
Ujian Praktik ini terjadwal setiap kelas untuk satu mapel dalam sehari. Tim penguji dalam Ujian Praktik ini adalah guru yang linier dengan mata pelajaran tersebut.
Adapun materi Ujian Praktik mengacu pada penguji. Pendidikan Agama mengambil tema solat jenazah. Bahasa Indonesia melakukan presentasi dari video Kebekerjaan yang dibuat siswa secara individu. Bahasa Inggris praktik teks prosedur dan presentasi saat PKL menggunakan bahasa Inggris. Olahraga meliputi senam lantai dan lari. PKK sama seperti bahasa Indonesia yaitu presentasi video secara berkelompok untuk membuat wirausaha.
Ujian praktik ini juga menduduki posisi penting yang harus dilalui oleh siswa kelas XII karena menjadi penentu kelulusan. Namun, ujian praktik sifatnya lebih santai dan mengedepankan skill alamiah siswa. Meskipun demikian, siswa juga harus sesuai dengan kriteria penilaian yang telah ditentukan berdasarkan mata uji yang mereka hadapi.
Bapak Parno, S.Pd. selaku Waka Kesiswaan mengaku bahwa Ujian Praktik Utama Non Kejuruan ini menjadi salah satu ujian yang mengedepankan kecakapan hidup yang paling dasar baik di masyarakat maupun di lingkungan kerja. Seperti halnya Pendidikan Agama, siswa yang beragama Islam harus bisa solat wajib dan solat sunah seperti solat jenazah. Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris mengajarkan siswa untuk cakap berbicara dengan baik dan benar. Olahraga yang dilakukan dapat berdampak positif bagi kesehatan raga siswa. Terakhir PKK sangat erat kaitannya dengan SMK karena mengasah kecakapan hidup berwirausaha. Harapannya, setelah lulus nanti, siswa dapat menyalurkan bakatnya sesuai dengan tujuan sekolah di SMK untuk bekerja, melanjutkan, atau bahkan berwirausaha.

Tinggalkan Komentar